Posts Tagged ‘Web’

Web 2.0,Web 3.0,html5,AJAX and GWT

Posted: Juli 12, 2010 in AJAX, Tugas IMK
Tag:

Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004,[1] merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O’Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.

Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web. Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:

Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut.

HTML 5

HTML 5 adalah sebuah bahasa baru yang akan menjadi upgrade dan perbaikan dari generasi bahasa web sebelumnya yang tentunya kali ini, HTML 5 akan banyak mengalami upgrade pada spesifikasi Web presentation, tidak menutup kemungkinan, kalau HTML 5 juga akan menjadi pengganti game untuk Web application development, walaupun sebelumnya sudah mendukung sistem plug-in-dengan Internet application (RIA) yang kaya akan teknologi seperti Adobe Flash, Microsoft Silverlight, dan Sun JavaFX.

World Wide Web Consortium (W3C) baru baru ini membuat proposal mengenai spesifikasi HTML 5 hal ini dipicu dari pengembangan akan aplikasi web yang terus berkembang sesuatu yang tidak dapat di penuhi oleh HTML pada masa saat ini. Dengan kata lain HTML 5 nantinya akan menghilangkan gap antara Flash, Silverlight, dan JavaFX yang sedang mengisi pangsa pasar web application.

Sebagaimana yang kami ketahui InfoWorld Test Center telah melakukan penelitian mengenai teknologi baru pada Microsoft Silverlight 3 dan Adobe Flex 4, Flash 4, dan juga Catalyst rich Internet application. HTML 5 juga nantinya akan menyandang posisi yang sama misalnya nantinya spesifikasi HTML 5 mampu mendongkrak kemampuan web untuk menangani video dan graphic di Web. Teknologi HTML 5 yang disebut sebut dengan Canvas, digunakan untuk 2-D drawing pada sebuah Web page akan menjadi andalan bagi pengguna web yang suka mendesain web kelas berat hal ini telah di coba oleh Apple, Google, dan Mozilla. “Beberapa fitur dari HTML 5 seperti Canvas, local storage, dan Web Worker akan mengizinkan kita untuk melakukan hal yang lebih banyak melalui browser” ungkap Ben Galbraith, yang merupakan co-founder dari Ajaxian Web site dan co-director dari developer tools di Mozilla. Local storage akan mengizinkan anda untuk bekerja dengan menggunakan walaupun koneksi internet anda ngedrop anda masih dapat bekerja, ini akibat dari the “next generation” applications yang mampu menjalankan task lewat background, ungkapnya.

Web applications tentu saja akan lebih menarik, kata Ian Fette, project manager dari Google untuk Chrome browser: “Web application akan bekerja lebih cepat dan akan memberikan user experience yang lebih baik dan menghilangkan batasan antara online apps dan desktop apps”. http://hendynoize.net

Jadi bagi anda para web developer, programmer, bersiap siaplah untuk mengupgrade pengetahuan anda karena pemrograman HTML akan ber evolusi di waktu dekat ini. Tentu saja, kehadiran HTML 5 ini menimbulkan ketakutan bagi para developer flash, silverlight dan JavaFX, karena sebagian fitur utama yang mereka miliki telah sanggup di adopsi oleh HTML 5.

Apa itu HTML5 ?? HTML5 adalah standar terbaru dari bahasa pemrograman HTML (Hypertext Markup Language). Sedangkan versi atau standar HTML yang digunakan sekarang adalah HTML 4.01. HTML5 bertujuan untuk mengurangi kebutuhan pemakaian plug-in yang berbasis aplikasi Internet yang kaya (RIA) teknologi seperti Adobe Flash, Microsoft Silverlight, dan Sun JavaFX.

Intinya adalah jika dulu untuk memutar video, musik, dan konten-konten lainnya kita harus menginstal plugin, add-on atau progran tambahan seperti flash player atau silverlight, maka dengan HTML5 kita bisa menjalankan konten-konten tersebut tanpa tambahan lagi. Beberapa video di Youtube bahkan sudah dapat diputar tanpa flash player di Google Chrome terbaru.

HTML5 juga akan mendukung penuh Semantic Web dan Web 3.0. Ada banyak lagi fungsi dan hal yang bisa dilakukan dengan HTML5 ini. Yang pasti para developer web akan sangat dimudahkan.

AJAX

Apakah yang dimaksud dengan AJAX.Kata AJAX mempunyai artian yang banyak, seorang pengemar bola mungkin mengartikan dengan klub bola Ajax Amsterdam tetapi seorang IT-ers harus mengartikannya :

Asynchronous JavaScript And XML, atau disingkat AJAX, adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan. Hal ini akan meningkatkan interaktivitas, kecepatan, dan usability.

Ajax merupakan kombinasi dari:

–    XHTML (atau HTML) dan CSS untuk bahasa mark up dan tampilan.

– DOM yang diakses dengan client side scripting language, khususnya implementasi ECMAScript JavaScript dan JScript, untuk menampilkan secara dinamis dan berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan seperti – Objek XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data asinkronus dengan web server. Pada beberapa framework dan kasus Ajax, objek IFrame lebih dipilih daripada XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan web server.

–  XML umumnya digunakan sebagai format untuk pengiriman data, walaupun format lain juga memungkinkan, seperti HTML, plain text, JSON dan EBML. Seperti halnya DHTML, LAMP, atau SPA, Ajax bukanlah teknologi spesifik, melainkan merupakan gabungan dari teknologi yang dipakai bersamaan. Bahkan, teknologi turunan/komposit yang berdasarkan Ajax, seperti AFLAX sudah mulai bermunculan. (wiki)

AJAX merupakan singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. Sederhananya, didalam AJAX digunakan object nonstandard XMLHttpRequest untuk berkomunikasi dengan server. AJAX dapat mengirimkan dan menerima informasi dalam berbagai macam format termasuk, XML, HTML maupun file txt. Hal yang paling menarik dari AJAX adalah sifatnya yang “asynchronous” yang berarti AJAX dapat melakukan semua ini tanpa harus me-refresh halaman web.

Dua fitur yang didapat dengan AJAX adalah kita dapat melakukan :

  • melakukan request ke server tanpa melakukan reload halaman.
  • bekerja dengan dokumen XML.
  • Ajax (asynchronous JavaScript and XML), or AJAX, is a group of interrelated web development techniques used for creating interactive web applications or rich Internet applications. With Ajax, web applications can retrieve data from the server asynchronously in the background without interfering with the display and behavior of the existing page.[1] Data is retrieved using the XMLHttpRequest object or through the use of Remote Scripting in browsers that do not support it. Despite the name, the use of JavaScript,XML,or asynchrony is not required.[2][3]
  • AJAX merupakan teknik developoment pada web application, bukan merupakan bahasa pemrograman baru. Dikembangkan pertama kali untuk mempersingkat waktu dalam mengeluarkan request data dari server, via XML HTTP Request. Sehingga tidak diperlukan lagi load berulang ulang untuk hanya menampilkan pesa / actions berikutnya. Karena meload hasil query hanya di belakang layar, dan memindahkan aktifitas web server ke browser, sehingga lebih efisien dan lebih interaktif.AJAX, dalam menerapkan konsep nya, dapat terdiri dari beberapa Bahasa Pemrograman; HTML, Javascript, DHTML dan DOM. Pada saat tertentu, dapat juga di manipulasi dengan bahasa pemgrograman lainnya, seperti PHP dan ASP, untuk mendukung interaksi user.Dikutip dari Website IBM.Com, disebutkan juga delapan taon silam, XML tidak banyak dikenal di kalangan developper maupun designer. Namun setelah beberapa bulan kebelakang, AJAX sudah menjajah dunia web, hampir semua webmaster harus menguasainya, bersusah payah untuk mencari tau resource2 tentang AJAX. Untungnya konsep ini telah banyak di gunakan di kalangan developper dunia, jadi kita bisa ikutan belajar dari karya karya brilliant mereka.Pada dasarna, web programming dibagi menjadi 2 kelompok besar: client-side programming dan server-side programming.

    Skrip client-side programming yang popular dan cukup lu kenal smua adalah: HTML, CSS, Javascript, JScript, VBScript. Sedangakn skrip server-side programming meliputi: PHP, ASP, JavaServelet, SGI, Perl.

    Penulis sendiri tidak menguasa seluruh jenis bahasa pemrograman yang disebutkan diatas, kata guru dr.emi yang disana juga bilang “yang fokus yang menang”. Ini terbukti banged, dengan gw lebih fokus ke web, insyaalloh lebih efektif dalam belajarnya, jadi ga sepotong2. Tapi kalo sekedar, tau dan coba2 untuk bahasa pemrograman lainnya juga gapapa kan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan